Blog

Belajar Membuat Blog yang Benar dan Mudah Dilakukan

Cara Membuat Blog yang Baik dan Benar

Belajar Membuat Blog

Belajar membuat blog sebenarnya sangat mudah dilakukan, Anda cukup mencari tutorial atau panduan yang membahas topik ini. Namun sebelum membuatnya, Anda harus belajar terlebih dulu. Belajar adalah salah satu kunci utama agar bisa benar-benar memahami bagaimana cara membuat blog yang benar.

Dengan belajar, semua pasti akan mudah dilakukan. Namun jika kehendaknya langsung bisa membuat blog, maka saya rasa itu bukanlah sebuah cara cerdas yang harus dilakukan. Semuanya butuh proses, hidup ini hingga Anda seperti sekarang ini tentunya butuh proses dan proses itu dimulai dari belajar.

Tidak ada hasil yang didapatkan jika Anda tekun dalam belajar. Begitu juga dalam belajar membuat blog, jika setiap hari selalu dilakukan maka proses tersebut akan membuahkan hasil yang bagus. Dan bahkan sangat menguntungkan Anda.

Bagaimana Cara Belajar Membuat Blog?

Banyak hal-hal yang perlu dipelajari sebelum Anda benar-benar memulai untuk membuat blog. Berikut beberapa hal tersebut akan saya bahas satu-persatu didalam artikel ini yaitu:

1. Platform Blog yang Digunakan

Ada 3 platform atau layanan blog yang bisa digunakan yaitu Wordpress.org, Wordpress.com dan Blogger.com. Dan saat ini menurut saya ketiganya adalah layanan blog yang sering digunakan. Wordpress sendiri memang ada 2 namun keduanya berbeda.

  • Wordpress.org

Wordpress.org adalah layanan blog atau website berbayar yang bisa dikelola sendiri dengan menggunakan Domain dan Hosting. Contohnya adalah blog ini, Digitalpoin.id. Dengan menggunakan platform ini, Anda bebas mengutak-atik blog atau website tersebut. Karena sepenuhnya yang mengelola atau yang mengatur adalah Anda sendiri.

  • Wordpress.com

Wordpress.com adalah layanan blog gratisan yang bisa dikelola sendiri dengan menggunakan subdomain dari Wordpress.com itu sendiri. Contohnya adalah wahyuniland.wordpress.com. Karena layanan ini gratis, maka sangat terbatas untuk menggunakan platform ini.

Anda hanya bisa membuat blog dan mengisinya dengan artikel, konten dan video saja. Jika diisi dengan konten jualan atau bisnis, maka blog bisa dihapus atau ditutup oleh pihak Wordpress. Jangan kan jualan, blog juga tidak bisa dimonetize atau dipasang iklan.

  • Blogger.com/Blogspot.com

Blogger atau Blogspot adalah layanan yang sama dengan nama berbeda. Layanan blog ini milik Google yang bisa digunakan secara gratis dan bebas. Tidak seperti Wordrpess.com yang sama-sama gratis, selain digunakan untuk membuat dan menulis artikel, di Blogspot bisa melakukan semuanya. Mulai dari edit tampilan, edit kode template, digunakan untuk jualan, memasang iklan, dan sebagainya.

2. Menggunakan Domain, Hosting, atau Gratisan

Selain perbedaan dari jenis layanan blog yang digunakan, dalam penerapannya pun ada perbedaan yang harus dipilih. Apakah blog yang digunakan menggunakan domain? Menggunakan domain dan hosting? Atau membuat blog dengan layanan gratis?

Jika Anda membuat blog dan menggunakan domain, maka Anda harus siap mengeluarkan modal sejak awal dan setiap tahunnya. Begitu juga jika dengan menggunakan domain dan hosting, modal awal yang perlukan lebih besar dari blog yang menggunakan domain saja.

Tapi jika tidak ingin menggunakan keduanya, baik domain atau hosting maka Anda cukup menggunakan blog gratisan. Blog gratisan menggunakan domain sendiri namun terdapat subdomain dari nama domain yang Anda gunakan tersebut.

Bingung? Mari kita bahas satu per satu mengenai blog dengan domain, domain dan hosting, dan blog gratisan. Berikut beberapa penjelasan dasar ketiganya:

  • Domain

Simpelnya, domain itu adalah link atau URL dan nama blog atau website. Jika nama blog saya ini adalah Digital Poin, maka domainnya adalah digitalpoin.id. Dimana mendapatkan domain ini? Untuk mendapatkan domain, Anda harus membelinya di penyedia domain dan hosting.

Contohnya seperti ini:

  • Judul Blog Anda adalah Budaya Lokal
  • Jika dijadikan nama domain adalah budayalokal.com

Untuk pertama kalinya, Anda harus membeli domain untuk blog Anda dan pembelian domain berlaku selama 1 tahun. Setelah masa berlaku hampir habis, Anda harus memperpanjang masa berlakunya tersebut sampai tahun berikutnya.

  • Hosting

Hosting itu adalah media penyimpanan yang digunakan untuk mengatur dan menyimpan semua konten yang digunakan pada domain blog. Selain itu, hosting digunakan untuk mengaktifkan domain blog yang sudah Anda miliki.

Sehingga jika blog sudah aktif (di instal) maka Anda nantinya akan memiliki akses login ke dasbor domain tersebut. Contohnya akses login domain seperti ini: https://www.domainanda.com/wp-login/

Jadi dengan menggunakan hosting pada domain blog Anda, maka sepenuhnya yang mengatur keberadaan blog tersebut adalah Anda sendiri. Bagaimana jika domain tidak menggunakan hosting? Apakah masih bisa digunakan?

Tentu saja bisa. Tanpa hosting Anda masih bisa menggunakan dan menjalankan domain tersebut yaitu dengan melakukan customize pada layanan blog yang digunakan. Customize inilah yang disebut dengan custom domain. Yaitu membungkus Url subdomain menjadi domain.

Contohnya adalah jika menggunakan layanan Blogger/Blogspot. Anda akan memiliki blog dengan subdomain seperti ini https://www.namabloganda.blogspot.com. Dan jika di custom menjadi https://www.namabloganda.com

Untuk menggunakan custom domain, cukup membeli domainnya saja dan memperpanjangnya setiap 1 tahun agar blog tetap ada.

  • Blog Gratisan

Seperti yang sudah saya jelaskan diatas, blog gratisan adalah blog yang dibuat tanpa membeli domain dan hosting. Layanan ini bisa didapatkan pada Wordpress.com dan Blogger.com atau Blogspot.com

3. Theme atau Template yang Digunakan

Theme adalah struktur kode yang digunakan untuk merubah tampilan blog secara keseluruhan. Untuk menggunakan theme ini bisa didapatkan secara gratisan dan berbayar. Begitu juga dengan pemasangannya sangat mudah yaitu langsung di instal pada blog Anda.

Agar blog berkembang dengan baik, gunakan template yang benar-benar memiliki tampilan struktur yang baik dengan memiliki kriteria seperti berikut:

  1. Tampilan bersih dan menarik.
  2. Loading cepat.
  3. Valid kode HTML dan CSS.
  4. Memiliki nilai SEO yang baik.
  5. Responsive pada tampilan ponsel.
  6. Topik atau Pembahasan Blog

4. Topik Blog

Apa sih yang akan bahas dalam blog Anda? Tentang apa? Tentukan sejak awal sebelum blog benar-benar dibuat. Kenapa? Menentukan topik blog sejak awal akan memudahkan Anda dalam mengembangkan dan membangun blog tersebut.

Dengan menentukan topik ini sejak awal, juga akan memudahkan dalam membuat artikel untuk blog Anda. Jadi Anda harus benar-benar memanfaatkan waktu untuk menemukan topik yang tepat untuk blog Anda. Dan sebagai acuan, berikut saya berikan beberapa cara dalam memilih topik blog yaitu:

  1. Sesuai dengan minat atau hobby.
  2. Pilih topik blog yang tidak terlalu sulit.
  3. Pilih topik blog yang banyak dicari oleh orang.

Daftar topik yang bisa digunakan:

  1. Kesehatan
  2. Parenting
  3. Bisnis
  4. Teknologi
  5. Otomotif

Namun pastikan Anda benar-benar menguasai topik tersebut. Oleh karena itu, lebih baik sesuaikan dengan minat atau hobby karena akan memudahkan Anda membuat artikel blog. Bagaimana jika yang dipilih lebih dari 1 topik? Sama saja, berapapun topik blog yang akan dibahas, tetap utamakan kemampuan Anda.

Jangan memilih topik jika topik itu tidak Anda kuasai, karena itu akan membuat Anda bingung sendiri kedepannya.

5. Artikel

Salah satu poin utama yang benar-benar membuat blogger pemula menyerah dengan blog yang sudah mereka buat. Membuat blog itu memang sangat mudah di awal, apalagi jika blog yang dibuat tanpa domain. Sangat mudah sekali. Bahkan waktu yang dibutuhkan itu tidak lebih dari 5 menit!

Apapun jenis blog yang akan dibuat nantinya, jika Anda tidak terbiasa menulis, jangan harap blog dikelola dengan baik. Artikel adalah kunci utama blog bisa berkembang dengan baik. Karena dengan artikel lah, semua orang datang dan mengunjungi blog Anda.

Bagaimana Cara Membuat Artikel Blog?

Tidak mudah saya katakan! Karena dalam membuat artikel ini harus disesuaikan dengan topik blog yang Anda pilih. Selain itu, dalam penulisannya juga harus memahami cara menulis artikel menggunakan kolom penulisan di blog.

Tulisan yang baik adalah tulisan yang enak dibaca, mudah dipahami, dan tidak bertele-tele. Selain itu, didalam artikel juga perlu dipasang gambar yang sesuai dengan topik yang dibahas. Oleh karena itu, sebelum benar-benar membuat artikel, beberapa poin penting dibawah ini wajib Anda pahami terlebih dulu:

  1. Topik artikel yang dibahas yang berhubungan dengan topik utama blog.
  2. Cara menulis artikel sesuai dengan topik bahasan.
  3. Cara memasukkan gambar dalam artikel.
  4. Cara menentukan kata kunci (keywords) dalam artikel dan gambar.
  5. Cara memasang link dalam artikel pada setiap kata (Anchor text).
  6. Jumlah artikel yang ditulis.
  7. Jumlah kalimat dalam setiap paragrap.
  8. Cara memasukkan video kedalam artikel.

8 konsep diatas adalah faktor utama yang wajib dipelajari dalam membuat artikel. Kecuali jika blog Anda tidak di optimasi atau hanya sekedar berisi artikel saja. Maka 8 konsep diatas bisa diabaikan.

Awal yang baik dengan melalui prosesnya dengan benar, akan memudahkan Anda untuk melakukan semuanya. Dan hasilnya akhirnya akan memberikan manfaat dan keuntungan buat Anda dan orang lain.

Manfaat yang Anda dapatkan adalah akan memberikan hasil yaitu uang. Blog bisa menjadi sumber uang jika diurus dengan baik dan benar. Begitu juga orang lain, jika isi blog memberikan informasi yang tepat maka hal ini sangat membantu perkembangan blog Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button